Sugeng Rawuh

Tansah eling mring pepadan

PANGIRANING JANMA

Written By Poenk Poerwa on Minggu, 28 September 2014 | 08.20



 
Kalamun gusti ambuko korining ati sujud wengi (tahajud)
Poma di poma tan kena anduweni watak drengki
Marang sedulur tunggal iman,nunggal janji suci
Kang angler guling jroning tilam sari
Kalamun Gusti ambuka korining jiwa tapa brata
Ninggal dahar sarta ngampet nafsu  jiwa (poso sunah)
Nora kena amandeng nistha lan daksia
Marang sedulur pada iman lan agama

Kalamun wus kabuka ati mring Gusti pangerane
Aja pada nepuk dada, ndangak ing lakune
Rumangsa titah kandel iman saha agamane
Wis cinaket lan kinasih mring Gustine

Wong kang demen turu ora sujud ing wektu dalu
Nora poso sunah ing saben wektu kang tinamtu
Isa uga luwih taqwa maring gusti kang satuhu
Bekti mring Bopo lan ibu,tawadzuk marang guru


JALMA TAN KENA KINIRA
TAN KENA NGIRA ATINE JALMA


kapundhut ing :


***Mapag lingsire wengi.Pdr Domasan.**
08.20 | 0 komentar | Read More

Mangga Dipun Waos Ugi Dipun Raos

Nuwun sewu.
Sampun dangu anggen kula badhe ngunggah unen-unen ingkang katulis ing pager Masjid Baitul Alam Padepokan Soerjo Alam niki. Sanajan namung sakdrema kaseratan, miturut kula kadosipun kagungan makna ingkang luhur. Sedaya dipun wangsulaken dumateng Kang Murbaheng Dumadi inggih menika Gusti Allah SWT. Mangga dipun waos dalah dipun resapi. Mugya kita sami tansah pikantuk kanugrahan tinebih ing sambi kala. Amien.
"Iso iyo ora ojo dumeh ngelingno wong kang lali"

wutah wutuh dadekake wujud roso kuoso

"sopo wonge kang gelem ngeling riwayat, bakal ngerti asal-usule manungso"

"Duwe kekarepan kudu wani ngenyangi tuntutane"

Pager kanti gambar Walisanga

"Ojo maido yen durung weruh jerone"

"ora nekakake weruh-weruh wis teko, elingo sopo sing nekakae"

08.18 | 0 komentar | Read More

Pembangunan Lokal Baru Sekolah "Soerjo Alam"

Written By Poenk Poerwa on Senin, 22 September 2014 | 07.54



Dalam rangka ikut mensukseskan kurikulum 2013, Yayasan Soerjo Alam Ngajum di bawah kendali langsung Sinuwun Bendoro Guspandrio Setiawan ( Gus Sopan ) yang membawahi SMP-SMA Soerjo Alam Sembon Ngajum, berupaya untuk memenuhi kebutuhan ruang belajarnya. Selama ini sekolah SMP dan SMA secara bergantian masuk pagi dan siang. Seiring dengan pelaksanaan kurikulum 2013 yang mewajibkan seluruh sekolah untuk melaksanakan pembelajaran mulai pagi hari, Yayasan Soerjo Alam berupaya untuk membangun ruang belajar tambahan baik untuk SMP maupun SMA. Peletakan batu pertama dan pembangunannya sudah dimulai saat Padepokan Soerjo Alam melaksanakan kemah bakti pramuka yang dilaksanakan rutin setiap tahun dalam rangka memperingati hari jadi pramuka tanggal 14 Agustus sd 29 Agustus 2014 lalu.

Perkemahan pramuka yang diikuti oleh segenap pengikut - murid Padepokan Soerjo Alam Ngajum, merupakan perkemahan yang mengaplikasikan kegiatan hidup bermasyarakat sekaligus ngangsu kaweruh bersama di bawah bimbingan Pak Puh (Gus Sopan). Dan pada tahun ini, kegiatan nyata bermasyarakat adalah bergotong royong membangun ruang belajar SMP/SMA Soerjo Alam. Meskipun pada awalnya dana pembangunan ini akan dipergunakan untuk merenovasi kamar mandi Masjid Baitul Alam yang berada di samping sekolah, karena pembangunan penambahan lokal ini sangat mendesak, akhirnya dana di alihkan untuk membuat pondasi bangunan yang baru. Adapun lokasi bangunan ini terletak di sebelah timur bangunan sekolah yang berbentuk perahu itu. 

Sampai saat ini yang sudah terbangun adalah pondasi / soko bangunan dengan setting bangunan tingkat tiga, yang schedule pembangunannya ditarget selama tiga bulan. Dengan satu niat yang luhur, sesepuh Padepokan Soerjo Alam mengajak pengikut atau simpatisan serta masyarakat umum untuk saeka praya bergotong royong baik berupa tenaga, pikiran maupun pendanaan demi terselesaikannya bangunan yang direncanakan. Untuk itu pula Bendoro Sopandrio Setiawan mendoakan kepada pengikut, murid, simpatisan serta masyarakat yang peduli dengan padepokan Soerjo Alam semoga diberikan tambahan rizki yang barokah sehingga ada kelebihan dana yang bisa di sodaqohkan/disumbangkan kepada Yayasan Soerjo Alam Ngajum yang akan digunakan untuk menyelesaikan bangunan.

Bagi simpatisan, donatur yang ingin menyumbangkan bahan baku material bisa langsung dikirim ke SMP-SMA Soerjo Alam di Padepokan Soerjo Alam di Sembon-Ngajum. 

Adapun bagi donatur yang ingin menyumbangkan berupa dana pembangunan bisa dikirim lewat tranfer bank ke nomer rekening berikut :
1. Bank Mandiri No Rekening 1440009773448 an Sopandrio Setiawan.
2. Bank BRI  No Rekening 639601003833536 an. Laily Budairiyah

Bagi para donatur dari Padepokan Soerjo Alam menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga bantuan bapak/Ibu dicatat sebagai satu amalah yang sholeh. Amien Ya Robbal 'alamien. 
Dan bagi para donatur yang telah mentranfer dana, jika berkenan alangkah baik dan mulianya  jika memberikan konfirmasi kepada Gus Sopan langsung di nomor HP. 081335797118. Namun jika tidak berkenan jangan menjadikan masalah.

Jika para pembaca merasa terganggu dengan tulisan ini, janganlah dimasukkan hati. Anggap saja tulisan ini tidak ada. Ngapunten- Matur nuwun.


07.54 | 0 komentar | Read More

Meningkatkan Keyakinan Kepada Allah

Written By Poenk Poerwa on Sabtu, 23 Agustus 2014 | 10.07

Pembaca yang budiman, secara terus terang kontributor adalah orang yang dangkal pengetahuan tentang ilmu agama apalagi tentang isi dari kitab Al-Qr'an. Bisanya hanya membaca dan itupun tidak lancar. Dan ketika saya sowan dan njagong dengan Gus bersama dengan peserta perkemahan di Padepokan Soerjoalam. Selanjutnya beliau bercerita banyak tentang apa itu Al-Quran dan bagaimana menggunakan kitab tersebut. Hingga akhirnya saya diberikan PR untuk mencari beberapa ayat ini yang menurut beliau untuk menambah keyakinan. Dan sayapun menyanggupi untuk mencari terjemahannya karena di rumah ada terjemahan Al-Quran sekaligus saya berupaya untuk memahami isinya.  Dan berikut adalah suart dan ayat-ayat yang dimaksud yang hanya tulis terjemahannya.  Monggo disimak dan silahkan komentar apa maksud dari semua ayat yang saya ketik sesuai aslinya ini. Semoga kita digolongkan ke dalam orang-orang yang bertaqwa. Amien.
 
1. Baca sendirilah buku itu! Sekarang cukuplah kamu bertanggung jawab atas nasib dirimu sendiri ( Al. Isra ayat 14)

2. Wahai Tuhan kami! Kami telah beriman kepada Injil yang telah Engkau turunkan dan kami telah mengikuti Rosul Isa. Karena itu masukkan kami bersama-sama orang-orang yang mengakui kerosulannya. ( Al-Imran ayat 53)
Lalu mereka kaum Yahudi mengadakan tipu muslihat. Allahpun membalas tipu muslihat mereka. Dan Allah yang paling ampuh tipu muslihat-Nya ( Al-Imran ayat 54)

3.Dan ingat pulalah, ketika Tuhanmu hendak mengembang biakkan keturunan Adam dari tulang sulbi mereka. Lalu dimintaNya pengakuan mereka atas jiwanya masing-masing:” Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab:” Benar kami mengakui Engkau Tuhan kami”. Hal ini Kami lakukan agar nanti di hari kiamat, jangan kalian mengatakan:”Kami dahulu lupa tentang perjanjian ini.”.  Al-A’raaf ayat 172)

4. Masukkan tanganmu ke belahan leher bajumu nanti keluarnya putih bersinar namun tiada cacat. Yang kedua, lekapkanlah tangan kananmu, ke dadamu, maka akan lenyaplah rasa takutmu. Yang demikian itu adalah dua mukjizat pengukuh kenabian dari Tuhanmu, guna menghadapi Fir’aun dan kaumnya. Bahwasanya mereka adalah orang-orang pasik”. (Al-Qashash ayat 32)

5. Dan kepitkanlah tanganmu ke bawah ketiakmu, nanti dia akan keluar putih cemerlang. Namun tidak cacat. Ini satu mukjizat yang lain pula ( Thaha ayat 22)

6. Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu, niscaya dia akan menjadi putih bersinar bukan karena cacat. Kedua mukjizat ini termasuk sembilan buah mukjizat yang akan dikemukakan kepada Fir’aun dan kaumnya. Sesungguhnya mereka kaum yang fasik ( Al-Naml ayat 12)
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui  apa yang telah dibisikkan oleh hatinya. Dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat nadi.
Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya: yang seorang berada disebelah kan dan yang lain di sebelah kiri.
Apa saja yang diucapkannya selalu diawasi oleh malaikat yang senantiasa hadir di dekatnya.
Lalu datanglah sengsara kematian dengan sebenarnya. Itulah yang selalu kamu hindari.
Dan ditiuplah sangkakala. Itulah “ Hari yang diancamkan.”
Dan datanglah tiap-tiap diri dengan di sampingnya ada seorang malaikat pengiring dan malaikat penyaksi.
Sesungguhnya engkau lalai tentang hal ini. Lalu Kami singkapkan tabir yang menutupi matamu maka pandanganmu jadi lepas lelas ( Qaaf ayat 16-22)

7. Hai manusia, bertaqwalah kepada Tuhan mu sesungguhnya goncangan-goncangan yang terjadi pada hari kiamat adalah malapetaka yang mat dashsyat.
Bayangkanlah pada hari ketika kamu melihat malapetaka itu. Lupalah semua yang menyusukan dari anak yang disusukannya dan semua yang mempunyai kandungan, menggugurkan kandungannya sebelum masanya, serta kamu lihat pula manusia seperti mabuk, padahal mereka bukan mabuk, namun karena siksaan Allah juga yang benar-benar sangat hebat ( Al-Haji ayat 1-2)
Di antara manusia ada yang membantah sifat-sifat dan perbuatan Allah tanpa ilmu pengetahuan dan membabi buta mengikuti setiap setan durjana.
Yaitu setan yang telah ditetapkan atasnya menurut takdir; siapa yang mengikutinya maka dia akan menyesatkan orang itu dan mengendalikannya ke dalam jurang siksa neraka (ayat 3-4)
Hai manusia, jika kamu masih sangsi tentang datangnya hari berbangkit, maka renungkanlah urutan kejadianmu : Mulanya kami menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setets mani, lalu dari segumpal darah, dan seterusnya dari sebingkah daging ada yang genap bulannya dan ada pula tang tidak; justru Kami hendak jelaskan kebijaksanaan Kami kepadamu. Selanjutnya Kami dudukkan janin-janin itu dalam rahim  menurut kehendak Kami selama umur kandungan. Kemudian Kami keluarkan kamu dari rahim ibumu sebagai bayi. Lalu Kami pelihara hingga berangsur-angsur tubuhmu jadi tegap dan dewasa. Di antaramu ada yang diwafatkan dan ada pula yang diberi umur panjang sampai pikun sehingga tidak mengetahui lagi apa-apa yang dahulu pernah diketahuinya. Selanjutnya kamu lihat bumi ini gersang, namun bila Kami turunkan hujan di atasnya ia jadi subur dan mekar, lalu menumbuhkan pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang serba indah. ( Al Hajji ayat 5)

8.Sesungguhnya beruntunglah mereka yang beriman. Mereka yang khusuk dalam shalatnya.Mereka yang menghindari omongan kosong. Mereka yang mengeluarkan zakat. Mereka yang memelihara anggota kemaluannya.  ( Al-Mu’minun ayat 1-5)

9. Demi langit dan bintang gemintang. Sampai dimana pengetahuan tentang bintang gemintang? Ialah bintang yang cahayanya menembus kegelapan malam. Sesungguhnya setiap orang ada penjaganya. Hendaklah manusia merenungkan dari benda apa ia diciptakan. Dia diciptakan dari air yang memancar. Keluar dari antara tulang pinggul dan tulang rusuk. Sesungguhnya Dia berkuasa menghidupkan kembali sesudah mati. Pada hari tersingkapnya segala rahasia. Dia tidak mampu mengelakkan diri dari takdir Tuhan, sedangkan di lain pihak tidak ada pula yang akan menolongnya. Demi angkasa yang mengandung hujan. Dan demi kulit bumi yang berlubang-lubang. Sesungguhnya Al-Quran ini benar-benar firman yang mutlak benar. Bukanlah dia senda gurau. Sesungguhnya mereka merencanakan tipu muslihat yang licin untuk menentangnya. Akupun membuat tipu muslihat pula. Oleh karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu seketika, supaya bertambah dosanya ( At-Thariq ayat 1-17)

Mangga silahkan berkomentar tentang ayat-ayat di atas. Yang jelas jika ingin mengetahui lebih dalam silahkan berhubungan langsung dengan Gus Sopan di Padepokan Soerjoalam. Anda pasti akan mendapat sesuatu yang mungkin selama ini belum Anda mengerti. 

NB:
Sebenarnya Saya sendiri juga tidak mengerti dengan apa yang tersirat di belakang saya harus mencari terjemahan ayat-ayat dari surat-surat tersebut. Namun alhamdulillah, setelah saya laksanakan dengan membuka buku terjemahan ini. Ternyata sesuatu yang selama ini saya cari bersama istri , saya temukan terselip di dalam terjemahan ini. Alhamdulillah. Matur nuwun Gus..! Mugya Gusti kang murbaing dumadi tansah paring kanugrahan, hidayah-inayah, saha dipun paringi karaharjan dumateng Panjenengan Sakulawarga. Amien.
10.07 | 1 komentar | Read More

Tulisan Tentang Keislaman

Written By Poenk Poerwa on Rabu, 14 November 2012 | 07.44

Di tengah meledaknya dunia teknologi yang sedemikan cepat, ditengah makin kritisnya masyarakat, masih relevan kah kita membicarakan agama ?. Bahkan sejarah membuktikan, kadang agama hanya menjadi sumber pemicu perang, atau menjadi kedok sebuah bentuk penipuan. Dan atas nama agama kadang kemungkaran dilakukan kepada sesama manusia. Ajaran dalam agama kah yang harus kita rubah ? ...ataukah konsep berpikir kita yang masih hijau untuk berlogika ala kenabian. Kitab Suci diam membisu ... bukan ..bukan Kitab Suci yang harus menjawab semua itu, namun kebijakan kitalah yang harus bisa menarik benang merah kebajikan dalam setiap agama. "Ambilah yang baik dan buanglah yang buruk", mungkin itu adalah kata bijak untuk memulai membaca tulisan di bawah.
Semoga anda berani membuka diri untuk sebuah perubahan dalam diri anda.

* Ma'rifatullah
Dalam tatanan Islam dikenal adanya tahapan dalam beragama, mula pertama adalah syari'at yang berarti mengenal hukum2 dalam Islam ... mengenal jalan dalam Islam. Kemudian tahap berikutnya adalah thariqat, yang berarti melaksanakan hukum2 yang sudah kita kenal dengan ketat, dengan disiplin yang tinggi. Kemudian tataran hakikat, mengenal hukum2 yang sudah dijalankan dengan melalui hakikatnya ... dan terakhir adalah ma'rifat ... mengenal Allah secara keseluruhan. Sekilas tahapan itu berpisah antara satu dengan lainnya, padahal sebenarnya tidak. Banyak pejalan yang sampai di tahapan hakikat lalu melepaskan syariatnya .... padahal seharusnya tidak. Sebenarnya ke empat tahapan itu saling menyelimuti, saling melingkari. Dalam Ma'rifat-pun ada syari'at ... dalam hakikat-pun ada syari'at .... dan demikian juga sebaliknya ... dalam syari'at ada thariqat, dalam syari'at ada hakikat ... pun .... kita pun bisa ma'rifatullah dengan jalan syari'at. .... Saling menyelimuti ... saling meliputi. Hakikatnya Ma'rifat ... Ma'rifatnya Hakikat.... atau carilah Syari'atnya Ma'rifat dan Ma'rifatnya Syari'at .....
Kalau anda sudah mengenal konsep di atas, maka mudahlah kita memahami Hadits Nabi : "Islam akan menjadi 73 golongan, dan hanya satu yang benar " ..... Siapakah yang benar itu ????? Yang benar adalah yang membenarkan 72 golongan yang lainnya. Yang benar bukanlah berdasar golongan ..... yang benar adalah mereka yang sudah mencapai ma'rifat secara nyata...... bisa dari golongan ini .... bisa pula dari golongan yang itu ...
Jadi kalau anda penganut suatu golongan, bukan berarti golongan anda yang paling benar ..... tapi carilah jalan dalam golongan mu itu hingga engkau mencapai ma'rifat ... dan jadilah golongan yang satu itu ..... Semoga anda peduli dengan DIRI anda ....

* Deviasi idea
Ketika anda merasakan sesuatu, misal ketika anda sedang mencecap nikmat kopi di pagi hari, anda merasakan sebuah sensasi. Kalau anda merasakannya beberapa kali maka sensasi itu akan tersimpan dengan rapi di memory ingatan anda. Dan suatu saat, ketika anda sedang berbicara dengan teman2 anda, dan anda berkenan menceritakan sensasi "mencecap nikmat kopi di pagi hari" .... sedang teman bicara anda saat itu belum pernah mengenal minuman kopi. Maka dengan berbagai cara anda verbal-kan untuk bisa menyampaikan sensasi "nikmat kopi". Maka anda lalu mengatakan rasa kopi itu manis ..... kemudian anda juga mengatakan rasa kopi itu pahit ....Dan teman anda, ketika anda mengatakannya manis, dia lalu terbayang madu, gula atau sesuatu yang manis ... dan ketika anda mengatakannya pahit, maka teman anda lalu terkilas sesuatu yang pahit .... seperti jamu, atau pil yang tergigit di mulut anda... Maka akan anda temukan bahwa merupakan sesuatu hal yang musykil (baca : tidak mungkin) apabila anda berusaha mem - verbal- kan sensasi yang anda capai.
Jadi, idea (pengetahuan) yang asal mulanya datang berupa berita tanpa apa dan bagaimana, yaitu ketika anda mencecap kopi (proses) .... dan pengetahuan itupun datang di sanubari anda. Kemudian ketika idea (pengetahuan) itu yang asalnya dari dunia asap (dunia tanpa apa dan bagaimana) anda coba verbal kan ..... menjadi bunyi-bunyi-an ( kata / kalimat ) yang keluar dari mulut anda ...... maka akan anda sadari bahwa mem-verbal-kan pengetahuan tersebut adalah sia-sia .... Sebuah perbuatan yang tidak akan mungkin mencapai tujuan.
Lebih jauh lagi ..... ketika bunyi-bunyian ( kata / kalimat ) yang keluar dari mulut anda harus di rubah menjadi bahasa tulisan ...... seperti misalkan anda ingin memberitakan lewat tulisan, maka pasti akan anda sadari bahwa itu juga merupakan pekerjaan yang sia sia.
Demikianlah, alam yang pertama ( sensasi minum kopi ) tidak bisa ditampung oleh alam yang kedua yaitu alam bunyi-bunyian. Alam rasa tidak bisa ditampung oleh alam bunyi-bunyian. Atau bahasa kita mengatakannya : "Perasaan tidak bisa di uraikan oleh kata-kata" ....atau "Perasaan tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata"....  Di sini terjadi deviasi penyampaian .....terjadi deviasi idea yang disampaikan ..... Dan lebih parah lagi, ketika kata-kata itu di coba disampaikan dengan tulisan .... Kalimat dari mulut seseorang yang tadinya berisi intonasi, tekanan, nada dan berbagai aksesories alam bahasa .... menjadi mati di atas kertas ......... Disini terjadi deviasi arti lagi ..... terjadi deviasi idea yang disampaikan.
O kawan ...... andai engkau mengerti akan hal ini, maka mudahlah memahami kalimat suci dalam Al quran, bahwa kata2 tidak dapat dipakai untuk melukiskan perasaan : "Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)" ( Al Kahfi : 109 )
Lalu ..... bagaimanakah cara termudah untuk mencapai pengetahuan awal atau idea awal tanpa kesalahan ?????? ....... lalu ...... bagaimanakah cara termudah untuk mengetahui rasa kopi tanpa kesalahan ????? ..... sangat mudah kawan ....... minumlah kopi itu sendiri !!!!!!!!
Apa yang disampaikan oleh para ustadz, para kyai .... ataupun para orang bijak .... tak lebih hanyalah gambaran gambaran ...... yang kalau tidak ditelaah secara sempurna maka hanya akan mengakibatkan deviasi idea. Dan yang harus anda lakukan untuk mengetahui ide yang disampaikan oleh para bijak pandai sangatlah sederhana.... minumlah kopinya sendiri ....

* Sorga dan neraka
Adalah 2 orang kakak beradik yang sedang berbincang-bincang mempersiapkan perjalanan mereka ke sebuah padepokan. Pergi mengaji. Sebagaimana adat di kampung mereka, bahwa bagi seseorang yang sudah aqil baliq harus pergi mencari pengetahuan tambahan sebagai tertuang dalam QS (24:59) "Dan apabila anak2mu telah sampai umur dewasa, maka hendaklah mereka meminta izin". Malam itu mereka berangkat berbekal kopi dan makanan ringan, berjalan bersama sama menembus kegelapan malam dan dinginnya udara. Namun menjelang pertengahan jalan, dirasakan oleh mereka datangnya hujan gerimis. Segera mereka mencari tempat berteduh di sebuah gardu jaga yang sering mereka lewati. Dengan diterangi lampu bohlam 5 watt di gardu jaga itu, mereka bergegas mengingsut naik setelah melepas sandal mereka.
Adik : "kakak, barangkali kakak berkenan menceritakan perihal neraka dan sorga. Sembari menunggu gerimis, bagaimana kita nanti di alam sana nanti ???"
Kakak : "adik, sorga dan neraka khan sudah banyak buku pengetahuan yang membahasnya, ada apa lagi yang merisaukan hatimu ?"
Adik : "hatiku begitu takutnya akan siksa neraka, sehingga ingin begitu mengetahuinya secara mendalam, sehingga kelak apabila harus meniti "shirat-al-mustaqim" tidak akan ragu terpeleset. Barangkali kakak bisa menjelaskan tentang sorga dan neraka tersebut "
Kakak : "Adik, sorga dan neraka itu memang ada dan nyata sekali adanya. Dan memang begitu hebatnya siksa di dalamnya, bahkan dalam al quran difirmankan di dalam neraka kepala mereka disiram air yang mendidih. Kalau kau masih ingat ayatnya (QS 22:19) "Ke atas kepala mereka disiramkan air yang mendidih "
Adik : "iya begitu ngerinya neraka itu. Tetapi dimanakah sorga dan neraka dan itu ? apakah mereka yang sudah meninggal sudah disana ?? ataukah kita semua menunggu kiamat besar dahulu baru neraka dan sorga diciptakan ??? begitu banyak pengetahuan yang datang namun berbelit belit ?? mohon maaf kalau terlalu mendetail, namun hati ini risau sekali"
Kakak : "Adik, cobalah perhatikan ayat2 berikut, pahami bahwa dalam kitab suci Al Quran, ayat2 tentang sorga neraka masih memiliki entitas entitas keduniawian. "Surga, yang mengalir sungai2 dibawahnya ..(QS)", tuh di surga ada sungainya, "Hai Adam, diamilah dan istrimu surga ini, makanlah .... (QS)", tuh di surga masih bertemu istri, dan bisa makan, serta ada pepohonan. Kemudian juga, perhatikan ayat ini, "kepala mereka disiram air yang mendidih ...(QS)", tuh di neraka mereka masih punya kepala .. peliharalah dirimu dari neraka, yang bahan bakarnya adalah batu dan manusia...(QS)", tuh di neraka masih ada manusia ....."
Adik : "Wah kakak ini malah bikin bingung kok. Jadi sorga dan neraka itu dimana ?"
Kakak : "Ayolah, sepertinya gerimis sudah selesai, buru kita pergi mengaji "
Tanpa peduli pada adiknya yang masih bengong, bergegas kakaknya menarik tangan adiknya untuk turun dari gardu jaga dan mengambil sandal mereka. Dan kembali mereka menembus kegelapan malam .. pergi mengaji.

* Salah satu Hadits populer yang di ambil dari link di bawah :
Saya sengaja mengambil link Hadits ke sebuah web yang menggunakan base bahasa Inggris, sengaja supaya kita bisa melihat sebuah Hadits dari sudut pandang orang lain. Artinya, kalau selama ini kita selalu mendapat info dari sumber yang berbasis bahasa Indonesia atau dari bahasa Arab, maka dengan melihat dari sudut pandang orang lain kita mencoba mengambil idea yang tersampaikan agar tidak terdeviasi.
Berikut Hadits nya :

Hadith 1:47

Narrated Abu Huraira:
One day while the Prophet was sitting in the company of some people, (The angel) Gabriel came and asked, "What is faith?" Allah's Apostle replied, 'Faith is to believe in Allah, His angels, (the) meeting with Him, His Apostles, and to believe in Resurrection." Then he further asked, "What is Islam?" Allah's Apostle replied, "To worship Allah Alone and none else, to offer prayers perfectly to pay the compulsory charity (Zakat) and to observe fasts during the month of Ramadan." Then he further asked, "What is Ihsan (perfection)?" Allah's Apostle replied, "To worship Allah as if you see Him, and if you cannot achieve this state of devotion then you must consider that He is looking at you." Then he further asked, "When will the Hour be established?" Allah's Apostle replied, "The answerer has no better knowledge than the questioner. But I will inform you about its portents.
1. When a slave (lady) gives birth to her master.
2. When the shepherds of black camels start boasting and competing with others in the construction of higher buildings. And the Hour is one of five things which nobody knows except Allah.
The Prophet then recited: "Verily, with Allah (Alone) is the knowledge of the Hour--." (31. 34) Then that man (Gabriel) left and the Prophet asked his companions to call him back, but they could not see him. Then the Prophet said, "That was Gabriel who came to teach the people their religion." Abu 'Abdullah said: He (the Prophet) considered all that as a part of faith.
Ulasan :
saya tidak akan membahas isi dari Hadits ini, namun kita akan fokus kepada sesuatu yang mungkin kita "miss" (terluput).  Dan pertanyaan di bawah saya serahkan kepada anda masing2 untuk menjawabnya.
Misal : 
a. "(the) meeting with Him .... " ...... pernah anda terpikir untuk "meeting with Him" ???
b. "if you cannot achieve this state of devotion .." ...... pernah anda terpikir untuk " you see Him " .... bukankah kalimat di depan "if you cannot ..." seperti menegaskan bahwa ada possibility untuk "you see Him" ????
saya harap anda bisa memperhatikan detailsnya dan mulai mengeja kata demi kata, dalam setiap sumber yang anda baca. Semoga Allah dengan Wajah JAMAL - NYA selalu memberkahi kita dan melindungi kita dari Wajah JALAL - NYA.
07.44 | 1 komentar | Read More